Kepergian Si Kone

By:Erlin

Tak pernah terbayangkan keluarga gue bakal menjadi pencinta kucing tingkat akut,ada banyak kucing yang pernah mampir di rumah kami dari kucing pertama yang membuat hamil kucing tetangga gue terus lahirlah cucu-cicitnya hasil perselingkuhannya dengan induknya sendiri ,rumah orange gue tak pernah sepi dari barang pecah,bulu kucing yang berguguran,kelahiran dan kematian kucing-kucing gue hingga perang dunia antara kucing gue dengan kucing se-kampung pun pernah.Jadi teringat awal pertama dulu,bagaimana mommy anti banget sama kucing eh sekarang jadi jaksa pembela para kucing yang dizalimi oleh manusia.Dulu mommy pernah bilang jangan sampai jatuh cinta sama kucing,yaelah kayak gak ada cowok ajah!?kata mommy kucing itu sukanya mencuri ikan,Pup sembarangan tempat dan rumor kalo kucing bisa bikin cewek jadi mandul cukup membuat mommy panik kalo gue gendong anak kucing tetangga.Pokoknya segala macam kucing yang mencoba mampir ke rumah dari kucing toyger hingga kucing got(hah??emang ada) diusir paksa sama mommy.Hingga suatu ketika…

Seekor kucing jelek rupa,penuh noda dan dosa,halah!.Maksud gue luka-luka hingga borokan dan jahat,kenapa?karena sejak kedatangannya pertama kali kerumah kami dalam rangka silaturahmi,dia langsung mencakar kaki adik gue si arif,kayaknya sih kucing liar.Kontan saja mommy ngamuk berat hingga kucingnya dikejar sampai semaput dan kejang-kejang,ih gue lebay!.Apakah yang terjadi besoknya?Tuh kucing balik lagi ke rumah,tidak hanya sekali tapi berkali-kali hingga mommy menyerah kasihan.Dengan tangan yang dibungkus baju usang(takut dicakar),mommy menyiapkan seperangkat alat kesehatan yang sudah lunas dibayar,seolah anaknya sendiri dibersihkanlah luka-luka kucing  pakai betadine,diberi pakaian layak pakai,ha!?.eh maksud gue dibuatin tempat tidur yang nyaman dari tumpukan baju-baju usang yang beralaskan kardus,tidak hanya itu si kucing yang gue kasih nama kone pun diberi makanan yang sama persis dengan kami(gue,adek gue dan daddy) ,bête gak tuh!?dimandikan dengan shampoo bermerk yang kira-kira bunyi iklannya ‘cuma pakai shampoo’.Hingga detik demi detik,waktu demi waktu si kone berubah wujud menjadi manusia,hehehe maksudnya menjadi kucing jantan yang tampan.Saking tampannya tetangga gue si item naksir berat,bukan apa-apa si item juga sejenis ama si kone makanya naksir..hehehe.Oh ya,gue mau cerita tentang asal muasal nama kone.Dulu pas jaman 45 an,pas gue masih SD,daddy suka banget bawain buku-buku cerita.Ada 1 buku besar judulnya ‘Kone Melihat Syurga’.Ceritanya ada seekor kucing yang dipelihara penuh kasih sayang oleh sebuah keluarga,hingga ia kecelakaan.Dalam keadaan koma(keren amat yaks kucing bisa koma-komaan!)si kone bisa melihat syurga padahal yang bisa melihat cuma yang sudah mati dan berkat do’a dari anak kecil yang memeliharanya,kone pun bisa hidup lagi(so sweet!).Gara-gara gak punya ide,jadilah si kucing gue beri nama kone.Dan entah berhubungan apa tidak dengan asal namanya,si kone mati mengenaskan lantaran ditabrak oleh seorang pria bermotor.Dengan penuh tanggungjawab dia kembalikan mayat si kone yang telah bersimbah darah.Kontan saja mommy shock berat,beliau benar-benar menangisi dan meratapi si kone selama 3 hari.Rasanya wajar saja,selama ini kone lah yang menjadi temannya saat gue,adik gue sekolah dan daddy mengajar,mommy lah yang paling rajin merebus ikan-ikan mentah dan membuatkan susu campur kopi kesukaan kone hingga kone gembul mirip bola,mommy juga yang setiap bulan rajin memandikan si kone pakai shampoo hingga tangan beliau sering dicakar karena kone gak suka mandi dan rajin memanggil dokter hewan ke rumah supaya kone bebas rabies.Apalagi ditambah rasa bersalah mommy karena lebih memperhatikan anak-anaknya kone yang masih kecil,yang lahir dari rahim si emak.Rahul,Kino dan Bola.2 jantan dan 1 betina,mereka semua sangat lucu dan gembul.Apalagi melihat bola yang bermata biru lantaran albino.

Tapi untunglah mommy segera segera bangkit,dengan perlakuan kasih sayang yang sama dengan kone,3 anak kone dan istri kone dipelihara baik dengan mommy.Meski tahu memelihara mereka yang sedikit bergaya sok elit yang cuma mau makan daging,suka berantem dan mecahin vas kaca mommy.dan lagi-lagi mommy harus mengeluarkan airmatanya lagi.Rahul mati mengenaskan lantaran luka borok yang sangat besar akibat bertengkar dengan Kino sedangkan kino pun menyusul mati lantaran terlindas ban mobil,inilah detik yang paling mengharukan kawan!Bahkan daddy gue yang jarang peduli ikut menangis karena saat kino sekarat,terseok-seok ia pulang kerumah,tanpa darah!namun kesakitan yang luarbiasa yang bisa keluarga gue rasakan.Saat sebelum kino mati badannya amat sangat dingin,mulutnya kaku menahan sakit dan mommy berkali-kali meminumkan susu sembari menangisi keadaan kino.Esoknya kino pun menyusul kone dan rahul di sana.

Gue yakin mommy akan semakin kuat menerimanya walaupun semua kucingnya mati muda.Mommy tidak pernah kapok menyayangi mereka.Baginya,kucing-kucingnya adalah bagian dari keluarganya.Jika dulu gue ,adek dan daddy suka cemburu karena perhatian mommy,sekarang kami tahu kalo mommy bahagia melakukannya dan kami juga akan bahagia jika mommy bahagia.Sekarang pun mommy memiliki kucing lagi,hasil perkawinan Bola dengan Kino dan Rahul yang secara genetik belum jelas siapa bapak sebenarnya dari Inul dan Pluto.Pas gue sedang menjalani semester 2 kuliah di Malang.Mommy pernah sms kalo inul mati gara-gara diare berat dan sekarang di rumah cuma ada Bola dan Pluto yang kesemuanya betina,dan mommy pasti dengan setia menunggu kehamilan Bola dan Pluto.Biar rumah gak sepi lagi…

-dibuat kontrakan HS ,lantai 3 sambil menikmati semilir angin malam..

29 thoughts on “Kepergian Si Kone

  1. Wah dah pindah nih dikamar baru nya…
    ho ho dek jangan lupa bilang atap lantai 3 masih bocor kalau hujan🙂

    nice post dek… tapi bahasanya masih belum konsisten🙂

  2. ceritanya tragis dan berdarah-darah.. saya jadi ingat kucing dirumah yg juga borokan, tp sampek sekarang masih hidup.. mereka makhluk2 ciptaanNya, pelengkap hidup kita, tidak mengambil apapun dan tidak meninggalkan apapun di Bumi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s