Aku Bukan Pengecut

By:Eyin

Alhamdulillah Semester 3 telah terlewati, akhirnya telah terlewati masa tersulitnya kuliah ,kami pun banyak berbenah  untuk masa depan kami masing-masing,ada yang mengambil SKS  banyak supaya cepet lulus,ada yang mulai pengen ekspansi organisasi di pusat seperti ikut EM dll,dan ada yang mendaftar jadi asisten.termasuk juga saya,setelah melewati serangkaian ujian,akhirnya  keterima .maka jadilah asisten mata kuliah IKHTIOLOGI ..ealah ndalah mata kuliah TERKEREN se jagad UB(haha lebay) Yaitu Fisiologi Hewan Air (FHA) buka pendaftaran Asisten,ASLI saya pengen sekali !!kalo bisa keterima bisa-bisa saya syukuran,kebetulan nilai A dan kartu praktikum menunjukkan angka yang tidak malu-maluin:mrgreen:

Maka,saya dan kembaran saya si ipin menyiapkan semua prasyarat yang diminta,mulai dari fotocopi KHS,fotocopi kartu praktikum,curriculum Vitae,surat pernyataan berkomitmen,foto 3×4 2 buah semuanya telah siap,sebenarnya antara ragu-ragu juga.soalnya gosipnya nanti pas tes ,kita bakalan dikelilingi semua asisten trus ditanyain aneh-aneh sampe mental kita ciut.Untunglah 1 angkatan ,ada sekitar 15 an yang manjangin barisan buat ikut,hilang deh deg-deg an nya,saat itu sih pikiranku  yang enting nyoba dulu,urusan keterima belakangan .

Tepat tanggal 28 februari 2011,kami para calon asisten berkumpul di depan sekret himpunan menanti satu persatu ,ada yang bawa laporan FHA setebal 300 an lembar,ada yang sibuk baca buku tapi tetap tidak menutupi wajah-wajah grogi,deg2 an..akhirnya jadilah kami yang belum dipanggil melucu2 gak jelas.Tujuannya mengurangi grogi..secara satu persatu diantara kami di wawancarai di dalam ruangan yang kayake berasa sempit gitu,gak tanggung-tanggung 1 orang 30 menit!hadoh ditanyakan apa aja coba,yang keluar dari sana mukanya pucat semua.yak yak hati makin DAG DIG DUG DER!  Bagi yang belum kebagian,akhirnya setelah lama  menunggu,tak terasa jam 5 sore.Yah,ternyata salah satu asisten bilang kalo ditunda.Ya ampyun..

Esoknya,masalah datang!saat saya sok belajar bersama kembaran saya si ipin belajar di koridor timur gedung FPIK UB,datanglah ikhwan seangkatan saya,dan mulailah berceritalah..WUSH..Ternyata sang ikhwan (Nidhom gitu) menasehati dengan so bijak,pokoknya intinya tentang komitmen saya untuk jadi asisten dipertanyakan?”Lin,kamu itu kan sudah jadi asisten ikhtiologi dan akan memegang 700 mahasiswa baru,belum lagi amanah di LDK,MENTOR Agama Islam,Yakin tha?”.

Berasa keraguan mulai menyapa hatiku..detik itu pula saya memutuskan mengundurkan diri,dengan setengah keberanian menghadap para asisten FHA,pamitan gitu(halah..)dan muncul tuh mas arif rahman,kahim sekaligus asisten kami dan dekat pula dengan kami-kami.saya bilang deh,alhasil saya diejek-ejek,kalo saya CEMEN(baca:pengecut),dibilang Cuma main2 saja..hiks hiks bukannya tidak mau!!

Biarlah,yang terpenting amanah dan komitmen sudah saya tanamkan saat ingin menjadi asisten ikhiologi,saya cinta FHA tapi saya takut saya tidak bisa konsisten,apalagi  amanah saya juga rada banyak(sok ya).Bismillah,semoga semester ini saya mampu menjalankan nya.SEMANGAT!!

11 thoughts on “Aku Bukan Pengecut

  1. Eh, tanggal 31 Maret 2011?🙂 Jadi asisten memang perlu komitmen. Salut, karena bisa berpikir lebih matang untuk memutuskan tidak lanjut, itu keputusan yang sulit pastinya karena pilihan yang ditinggalkan itu “keren”. Hehehehe… Semangat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s