Belajarlah pemaaf seperti anak kecil

By:Eyin

Jangankan memaafkan,meminta maaf saja sulit.Hati yang sudah terlanjur luka karena tersakiti terasa membekas apalagi ketika berharap kembali seperti sedia kala,susah!Namun kawan,sudahkah kita lihat bagaimana saat anak kecil disakiti?

Begini ceritanya,Kemarin siang adalah jadwalku mengajar les anak-anak SD tetanggaku,awalnya mereka sangat riang,karena setelah ku ajari pelajaran matematika yang dianggap mereka ruwet,kuberi kebebasan menggambar tentang ibu,kebetulan saat itu azan dhuzur.Ku pesankan kepada mereka untuk menggambar dan diwarnai,kutinggalkan mereka di kamarku,sekitar 15 menit ku tinggalkan mereka shalat,ku lihat anak didikku itu..Lah ada adegan dramatis,hihi si Ucik anak kelas 1 SD menangis,ceritanya berengkar sama si Anjar gara-garanya sih rebutan pensil warna -,-‘..Akhirnya ku suruh anjar untuk menjabat tangan ucik,minta maaf maksudnya.Dasar anak kecil,sudah Anjar minta maaf dan si ucik telah kering airmatanya,mereka tertawa lepas,guyon-guyon lagi,kayaknya sudah lupa kalo tadi bertengkar..ya elah..Drag and drop me

Kalau dibandingkan kita nih sebagai orang dewasa(kayaknya..).Ceritanya si puput punya cowok,eh ternyata sohibnya sendiri tega selingkuh sama pacarnya puput..dapat dibayangkan apa yang terjadi puput kalo tahu sohibnya selingkuh sama pacarnya??bisa-bisa perang dunia jilid 3 bakal terjadi,si puput kayaknya bakalan dendam tujuh turunan kale,ketemu si sohib,pasti bakalan jambak-jambakan rambutnya,kayak di sinetron2 gitu..hehe.(makanya jangan pacaran,lah??)

Sobat,Kalau saya pikir dan coba kita pikir,saat seseorang sebut saja sianu memiliki kesalahan kepada kita ,kita sungguh merasa sangat jengkel,hati terasa berat.Pokoknya kalo ketemu si anu mending menghindar,akhirnya kita juga yang repot.Padahal jika hati ini sedikit saja membuka hati untuk memaafkan,maka tentulah seonggok hati ini akan terasa PLONG,gak ada beban marah dan kita lebih mudah tersenyum lagi,ya khan?
Selain itu memaafkan ternyata bermanfaat bagi kesehatan loh, Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar
memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah
. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.

Nah Loh,jadi contohlah anak kecil,ketika mereka disakiti mereka seolah lupa kalau mereka sudah disakiti,bagi mereka yang terpenting adalah..”main lagi”….

4 thoughts on “Belajarlah pemaaf seperti anak kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s