Dalam Dekapan Ukhuwah

Inilah karya yang patut saya acungkan 4 jempol untuk seorang Salim A.Fillah,buku yang berjudul DALAM DEKAPAN UKHUWAH memang benar-benar mampu menyihir ya..Indahnya kalimat-kalimat nya yang bernyanyi,begitu banyak kata-kata nan indah dan memikat lahir dari  jari jemari beliau..ini adalah kumpulan pesan-pesan yang terangkum dalam buku dalam dekapan Ukhuwah..selebihnya silahkan beli di toko-toko terdekat ya..!

Beli ya..

o   Dalam Dekapan Ukhuwah ,Kita mengambil cinta dari langit

Lalu menebarkannya di bumi,sungguh di syurga menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta

mari membangunnya di sini ,dalam dekapan ukhuwah (Salim A.Fillah)

 

o   Kita semua sama ,terpenjara dalam kesendirian

hanya saja ada yang terkurung di ruang gelap tanpa cahaya sementara yang lain menghuni kamar berjendela (Khalili Gibran)

 

o   Apabila perkataan yang lemah lembut  lekaslah segala orang mengikut

Apabila perkataan yang amat kasar,lekaslah sekalian orang gusar(Raja Haji Ali-Gurindam Dua Belas)

 

o   Karena saat ikatan kita melemah ,saat keakraban kita merapuh saat salam terasa menyakitkan saat kebersamaan serasa siksaan .saat pemberian bagai bara api,

saat kebaikan justru melukai.Aku tahu,yang rombeng bukan ukhuwah kita

hanya iman-iman kita yang sedang sakit,atau mengkerdil

mungkin dua-duanya,mungkin kau saja tentu terlebih sering,imanku lah yang compang camping

 

o   pernah ada masa-masa dalam cinta kita

kita lekat bagai api dan kayu
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa
tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu

pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini
kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
merasa menghias langit, menyuburkan bumi,
dan melukis pelangi
namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai

di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
bahkan saling nasehatpun tak lain bagai dua lilin
saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api

Kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati

Pada amal shalih yang menjulang  bercabang-cabang

Pada akhlak yang manis ,lembut dan wangi

Hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata

Yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya

 

 

o   iman adalah mata yang terbuka,

mendahuluinya datangnya cahaya

tapi jika terlalu silau,pejamkan saja

lalu rasakan hangatnya keajaiban

 

o   Iman agaknya bukan bongkah batu karang yang tegak kokoh

Dia hidup bagai cabang menjulang dan dedaun rimbun

Selalu tumbuh  dan menuntut akarnya menggali kian dalam

Juga merindukan cahaya mentari,embun,dan udara pagi

 

o   Persaudaraan adalah mu’jizat,wadah yang saling berikatan

Dengannya Allah persatukan  hati-hati yg berserakan

Saling bersaudara ,saling merendah lagi memahami

Saling mencintai dan saling berlembut hati(Sayyid Qutb)

 

o   Berdirimu di waktu malam,sujudmu yang dalam

Mengokohkan hatimu melebihi gunung membiru

Lalu kau terima beban untuk mencintai semesta:

Membagi senyum ketika kau terluka,

Memberi minum ketika kau dahaga

Menghibur jiwa-jiwa ketika kau berduka

 

o   Malam berlalu,tapi tak mampu kupejamkan mata dirundung rindu kepada mereka

Yang wajahnya mengingatkanku akan syurga

Wahai fajar terbitlah segera,agar sempat kukatakan pada mereka

“aku mencintai kalian karena Allah” (Umar Ra)

 

o   Sebagaimana kemampuan memimpin

Kekuatan untuk menjalin hubungan

Adalah kecenderungan ,sekaligus pembelajaran

 

o   Jika kau merasa besar,periksa hatimu

Mungkin ia sedang bengkak

Jika kau merasa suci,periksa jiwamu

Mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani

Jika kau merasa tinggi,periksa batinmu

Mungkin ia sedang melayang kehilangan pijakan

Jika kau merasa wangi,periksa ikhlasmu

Mungkin itu asap dari amal shalihmu yang hangus di bakar riya’

 

 

o             Jika satu-satunya alat yang kau miliki adalah palu

Kau akan cenderung melihat segala hal sebagai paku (Abraham H.malsow)

 

o   Aku takjub pada orang yang suka dipuji atas apa yang tak dilakukannya

Aku takjub pada orang yang suka dikagumi atas apa yang bukan miliknya

Aku takjub pada orang yang merasa  benar  dengan menyalahkan kawannya

Aku takjub pada orang yang merasa mulia  dengan menghinakan  sesame

Dan semua  itu akan ku ringkas menjadi:aku takjub pada diriku sendir

 

o   Menghadapi orang sulit selalu merupakan masalah

Terutama jika orang sulit itu adalah diri kita sendiri

Jika kita merasa bahwa  semua orang memiliki masalah dengan kita,

Tidakkah diri kita curiga bahwa diri ini adalah masalahnya

 

o   Ada banyak hal yang tak pernah kita minta

Tapi Allah tidak alpa menyediakannya untuk kita

Seperti nafas sejuk,air segar,hangat mentari,

Dan kicau burung yang mendamai hati

Jika demikian ,atas do’a-doa yang kita panjatkan

Bersiaplah untuk dijabah lebih dari  apa yang kita mohonkan

 

o   Hidup tidak dihitung dari jumlah nafas yang kita hirup

Hidup,ternilai dari beberapa kali nafas terhenti karena takjub dan anehnya

Keajaiban justru hanya member kejutan,pada mereka yang percaya

 

o   Mempercayai yang terbaik dalam diri seseorang

akan menarik keluar yang terbaik dari mereka

berbagi senyumkecil dan sederhana

mungkin saja mengalirkan ruh baru pada jiwa yang nyaris putus asa

atau membuat sekeping hati kembali percaya

bahwa dia berhak dan layak untuk berbuat baik

 

o   Jika sebuah penghinaan tak lebih mengerikan

Dibanding apa yang Allah tutupi dari kesejatian kita

Maka bukanlah ia adalah sebait sanjungan?

 

o   Kita menilai diri sendiri berdasar apa yang BISA kita lakukan

Orang lain menilai berdasar apa yang  SUDAH kita lakukan (Benyamin Franklin)

 

o   Aku mengenal dengan baik siapa diriku

Dulunya dia adalah setetes air yang hina

Kelak akan menjadi sekujur bangkai membusuk

Kini dia berada diantara kedua hal itu:

Hilir mudik ke sana ke mari membawa kotoran

 

o   Kusimak dia sepenuh hati dan jiwa

Seakan-akan ini pertama kali aku mendengarnya

Padahal aku telah menghapal hadistnya

Jauh sebelum dia lahir kedunia(‘atha ibn abi rabah)

 

o   Hati kita masing-masing dihuni cahaya

Dan ruh-ruh disaa telah saling melihat kilaunya

Merasai pertemuan kembali yang lama din anti

Maka wahai para nurani,saling berlembutlah

Karena kalian sedang berpelukan,dalam dekapan ukhuwah

 

o   Dalam dekapan ukhuwah kita tersambung

Bukan untuk saling terikat membebani

Melainkan untuk saling tersenyum memahami

Dan saling mengerti dengan kelembutan nurani

 

o   Sebab pikiran punya jalan nalarnya masing-masing

Maka terkadang mereka bertemu atau berpapasan

Sesekali bersilangan,berhimpitan bahkan bertabrakan

Syukurlah kita punya ruh-ruh ,yang diakrabkan iman

 

o   Seperti sepatu yang kita pakai,tiap kaki memiliki ukurannya

Memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakitinya

Memaksakan kasut besar untuk tapak mungil akan merepotkan

Kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi

 

o   Nasehati aku di kala kita hanya berdua

Jangan meluruskanku ditengah ramai

Sebab nasehat di depan banyak manusia

Terasa bagai hinaan yang membuat hatiku luka

 

o   Kita semua anak adam,pernah melakukan kesalahan

dalam dekapan ukhuwah ,kelembutan nurani memberi kita

sekeping mata uang yang paling mahal untukmembayarnya

di keping  uang itu,satu sisi bertuliskan :akuilah kesalahanmu”

sisi lain berukir kalimat,”maaflah saudaramu yg bersalah”

 

o   Tak mudah untuk mengatakan  hal yang benar di waktu yang tepat namun agaknya yang lebih sulit adalah

tidak menyampaikan hal yang salah

Ketika tiba saat paling menggoda untuk mengatakannya

 

o   ‘usman hanya akan menunduk hening jika disebut tentang neraka

Tapi tangisnya menggugu mengguncang bahu saat “kubur” diperdengarkan

“andaipun disiksa”, ujarnya ,”di jahannam kita akan punya banyak kawan”

“adapun di alam barzakh,kesendirian itu saja pasti sudah sangat mengerikan”

 

o   Tak pernah sama sekali,ada ke kata dan perilaku orang

Yang bisa menjadi penentu kemuliaan dan kehinaan kita

Dan tak seorangpun bisa menyakiti,tanpa kita mengizinkan nya

Maka bercahayalah dalam gelora untuk meraih semua pahala

 

o   Jika engkau merasa bahwa segala yang disekitarmu gelap dan pekat,

Tidakkah kau curiga bahwa engkaulah

Yang dikirimkan Allah untuk menjadi cahaya bagi mereka?

Berhentilah mengeluh kan kegelapan itu,

Sebab sinarmu  yang sedang mereka nantikan ,maka berkilaulah”

 

o   ‘alangkah sulitnya mencari sahabat sejati,”kata seorang teman

“tak temukan walau telah kujelajahi bumi,negeri demi negeri”

Aku tersenyum menepuk pundaknya

“mungkin itu sebab yang kau cari adalah sahabat untuk memberi

Adapun sahabat untuk diberi bertebaran diseluruh penjuru bumi”

 

o   Kusuapkan sejumput makanan ke mulut saudaraku

Maka tiba-tiba aku merasakan ia lezat  dilidahnya

Mengalir di kerongkongan ku,dan kenyang diperutku (abu sulaiman ad-Darani)

 

o   Sesungguhnya lubang jarum takkan terlalu sempit

Bagi dua orang yang saling mencintai

Adapun bumi,takkan cukup luas

Bagi dua orang yang saling membenci (Al-khalil ibn Ahmad)

 

o   “Perumpamaan orang-orang beriman dalam cinta-mencintai

Saling menyayangi dan bantu membantu diantara

Sesamanya laksana sebuah jasad

Apabila salah satu bagiannya sakit,yang lain tiada bisa

Tidur di malam hari,dan menngigil demam”.(Rasulullah saw)

 

o   Dalam serpih-serpih cahaya

Dan gerak-gerik halus benda-benda

Tersimpan rahasia,mengapa kita  ini ada”

 

o   Saudara seiman itu adalah dirimu

Hanya saja dia itu orang lain

Sebab kalian  adalah satu jiwa

Maka kalian adalah satu jiwa

Hanya saja kini sedang hinggap di jasad yang berbeda (Al-Kindi)

 

o   “..karena jiwa tidak akan pernah menang

Dalam semua kecamuk perang

Kecuali setelah ia menang dalam pertempuran rasa

Pertarungan akhlak,dan pergulatan manhaj..”(Sayyid Qutb,fi zhilaalil qur;an)

 

salim A.Fillah

35 thoughts on “Dalam Dekapan Ukhuwah

  1. assalamua’laikum wr wb..
    salam ukuwah ukhti..an tdk sengaja menemukan blog anti. Isinya menarik2..
    Terkait buku dalam dekapan ukuwah emang keren..
    An merekomendasikan juga bt teman2 yg lagi down hubungan ukuwahnya…
    An sudah mmbacanya…
    semoga kt bs mnjalin ukuwah sbgaimana yg dihrpak dr buku Ustdz Salim ini…
    menjalin ukuwah diatas iman..
    Wassalamu’alaikum wr wb..

  2. wa’alaikumsalam wrwb..salam perkenalan ukh mety..hihi padahal baru 1 jam yg lalu ana post setelah ngetik berjam-jam..semoga bermanfaat.benar ukh,ini untuk lbh menghangatkan lg ukhuwah2 yg rombeng,biasanya ana suka mengsms temen2 ana ,pinjem kt2 ust salim ini..senang berkenalan dg anti..

  3. saya mungkin yang termasuk terlambat membaca buku ini, tapi setelahnya saya benar-benar mendapatkan kesejukan dan kosa kata baru dalam memahami makna ukhuwah..terima kasih:)

  4. assalamualikum,,,,,
    af1 sy mungkin 1 diantara ribuan yg sangat ingin memilki buku dalam dekapan ukhuwah,, tpi hanya bisa meminjam,,,dn ketika kembali ingin mmbaca kebingungan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s