
Ini bukan tentang perlombaan..bukan pula kompetisi berpuisi
Ini hanya tentang cerita hati ananda mu ummi..
Untuk Ummiku nun jauh di sana.. untuk malaikat penjagaku yang kasih sayangnya tak pudar
Kukatakan..dengarkan puisi sederhana ini
Agar senantiasa kau tahu,aku amat menyayangimu
Ummi, ku mohon dengarkanlah.. Andai Allah perintahkan manusia bersujud pada ibunya..maka tak kusiakan perintah itu
Akan ku sujudkan kepalaku ,meminta maaf atas kesalahanku yang tak habisnya
Membuatmu menangis,bersedih..membuatmu kelelahan yang berarti
Maafkan aku karena tingkahku
Ingat sekali dalam memori ini.. Bagaimana dulu saat bayi menyusahkanmu
Membangunkanmu yang terlelap tidur
Ingat sekali dalam bayang ini.. Bagaimana dulu saat balita aku merengek meminta barang mahal
Padahal kutahu,engkau sedang tidak punya uang hingga terpaksa kau meminjam uang pada tetangga
Ingat aku bagaimana dulu. Saat SMP,aku membentakmu karena engkau tak cepat menyiapkan sarapan untukku
Dan terakhir ku ingat,aku membuatmu menangis karena kata-kata kasar ku
Sekarang ummi,wanita kecilmu telah jauh darimu
Merantau mencari ilmu di negri orang
Sekarang Ummi,anakmu begitu merindukanmu
Rindu akan sarapan buatanmu
Rindu akan omelan darimu
Rindu akan dekapanmu saat aku sakit
Dan terakhir aku rindu tangisanmu saat aku pergi merantau
Ummi,aku rindu engkau..


Komentar Sahabat